Senin, 24 November 2025


 1.       Bacalah literasi berikut ini

Geografi klasik sebelum Masehi

Sampai abad ke-19, corak susunan isi Geografi hanya berupa uraian tentang penemuan daerah baru, adat istiadat penduduknya dan gejala serta sifat alam lainnya. Pengumpulan bahan-bahan tersebut belum diarahkan pencarian hubungan antara satu dengan yang lainnya serta mencari penyebab mengapa terjadinya hubungan tersebut serta diuraikan secara deskriptif.

Geografi abad pertengahan

Pada akhir abad pertengahan, uraian-uraian tentang Geografi masih bercirikan hasil laporan perjalanan, baik perjalanan yang dilakukan melalui darat maupun melalui laut.

Geografi modern

Pada masa ini, Geografi sudah dianggap sebagai suatu disiplin ilmiah dan sudah dipandang dari sudut praktis. Salah satu tokohnya adalah Immanuel Kant.

Geografi akhir abad-19 dan abad-20

Pusat perhatian Geografi pada akhir abad ke-19 adalah terhadap iklim, tumbuhan, dan hewan, serta terhadap bentang alam. Kebanyakan ahli geografi pada periode ini memperdalam Geologi dan mempergunakan metode geologi dalam penyelidikannya.

Geografi mutakhir

Perkembangan geografi mutakhir lebih mengarah pada upaya pemecahan masalah yang dihadapi manusia. Geografi tidak bisa lepas dari ilmu lainnya dan sudah menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dalam penyelidikannya. Pada era digital seperti saat ini telah bermunculan berbagai macam software komputer yang membantu para geograf untuk menganalisis gejala atau fenomena di permukaan bumi

bahasan tentang geografi yang membahas campuran dari matematika yang membahas kondisi Bumi beserta bagian-bagiannya juga tentang benda-benda langit lainnya termasuk pada geografi  abad berapa ?

  • a)      Geografi abad pertengahan Pada akhir abad pertengahan
  • b)      Geografi mutakhir Perkembangan geografi mutakhir
  • c)       Geografi klasik sebelum Masehi sampai abad ke-19
  • d)      Geografi klasik sebelum Masehi sampai abad ke-21

 

2.       Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secara fisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Pernyataan di atas adalah definisi geografi menurut ....

  1. a)       N. Daljoeni
  2. b)       Prof. R. Bintarto
  3. c)       IGI (Ikatan Geografi Indonesia)
  4. d)       Eratosthenese

 

3.       Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.

(1) Mengamati fenomena geosfer di permukaan bumi.

(2) Menggunakan pendekatan keruangan dalam melakukan analisis.

(3) Menggunakan peta untuk menjelaskan informasi keruangan.

(4) Mengkaji fenomena di permukaan bumi dengan sudut pandang kewilayahan.

(5) Memiliki ojek formal dan objek material.

Pernyataan yang membedakan ilmu pengetahuan geografi dengan ilmu pengetahuan lainnya ditunjukkan angka . . . .

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (5)

C. (2), (3), dan (4)

D. (2), (3), dan (5)

E. (3), (4), dan (5)

 

4.       Perhatikan gambar peta berikut ini.

Konsep geografi yang dapat digunakan untuk mengkaji posisi strategis wilayah Indonesia seperti pada peta di atas adalah konsep . . . .

A. jarak                                                  B. lokasi

C. keterjangkauan                                  D. morfologi

E. interdependensi

 

Sumber: Wikipedia.org

 

5.       Pernyataan:

(1) banjir bandang melanda dearah Lebak, Banten;

(2) pembangunan permukiman baru di daerah rawan bencana;

(3) efek rumah kaca berpengaruh terhadap perubahan iklim global;

(4) permukiman liar berkembang cepat di daerah perkotaan akibat urbanisasi;

(5) pertumbuhan angkatan kerja berkembang pesat di negara berkembang.

Fenomena geosfer yang termasuk aspek sosial di tunjukan oleh angka ....

a)      (1), (2), dan (3).

b)      (1), (3), dan (5) .

c)       (1), (3), dan (4)

d)      (2), (4), dan (5)

 

6.       Perhatikan literasi bacaan pada soal perkembangan definisi ilmu pengetahuan geografi,,  yang menjadi bukti pada abad pertengahan masih bercirikan hasil laporan perjalanan, baik perjalanan yang dilakukan melalui darat maupun melalui laut itu adalah :

  1. a)      adanya usaha mewujudkan tujuan gold, glory, dan gospel
  2. b)      menekankan pada analisis fenomena alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.
  3. c)       pemetaan Sistem Informasi Geografi
  4. d)      adanya objek Formal Rumusan 5W 1H

 

7.       periode apakah yang bahasan geografinya membahas tentang iklim, tumbuhan, dan hewan, serta bentang alam. (Kebanyakan ahli geografi pada periode ini memperdalam Geologi dan mempergunakan metode geologi dalam Penyelidikannya)

  1. a)      Geografi akhir abad-19 dan abad-20
  2. b)      Geografi akhir abad pertengahan dan abad peralihan
  3. c)       Geografi modern Geografi klasik sebelum Masehi
  4. d)      Geografi akhir abad-21 dan abad-22

 

8.       Fenomena yang termasuk kajian hidrosfer adalah . . . .

A.      Sungai Digul di Papua merupakan sungai campuran antara air hujan dan lelehan es

B.      curah hujan di Indonesia tergolong tinggi karena wilayahnya beriklim tropis

C.      guguran lava Gunung Merapi mengancam keselamatan masyarakat sekitar

D.      permukiman kumuh banyak bermunculan di kota-kota besar, seperti Jakarta

E.       orang utan tersebar di wilayah Kalimantan dan Sumatra

 

9.      Sebuah studi kasus menganalisis dampak pembangunan pusat perbelanjaan baru terhadap kemacetan lalu lintas di jalan utama kota, sekaligus memetakan perubahan pola permukiman di sekitarnya akibat peningkatan harga lahan.

Prinsip Geografi yang paling dominan diterapkan dalam studi kasus di atas adalah...
a)      Prinsip Deskripsi, karena menjelaskan fenomena secara detail.
b)      Prinsip Interelasi, karena mengaitkan pembangunan dengan kemacetan dan harga lahan.
c)      Prinsip Distribusi, karena memetakan pola permukiman yang tersebar.
d)     Prinsip Korologi, karena menggabungkan analisis spasial (kemacetan), interaksi (pembangunan),dan penyebaran (pola permukiman) dalam satu kesatuan ruang.
 

10.  Sebuah tim peneliti ingin merumuskan kebijakan mitigasi banjir yang efektif di suatu daerah. Mereka melakukan pemetaan curah hujan, kemiringan lereng, dan tata guna lahan. Kemudian, mereka mengaitkan data-data fisik tersebut dengan tingkat kerentanan sosial ekonomi dan kepadatan penduduk.

Pendekatan Geografi yang paling tepat digunakan untuk menyusun kebijakan mitigasi tersebut adalah...

a)      Pendekatan Keruangan, karena fokus pada lokasi fisik dan penyebaran fenomena banjir.

b)      Pendekatan Ekologi, karena fokus pada interaksi antara air hujan, lereng, dan vegetasi.

c)      Pendekatan Kompleks Wilayah, menggabungkan analisis fisik,sosial dalam konteks ruang.

d)     Pendekatan Deskripsi, karena menghasilkan laporan yang menjelaskan kondisi banjir secara rinci.

 

 

11.   Kota Cimahi diterjang angin putting beliung. Angin ini terjadi saat musi hujan degan intensitas tinggi disertai angin kencang. Fenomena ini menyebabkan 16 rumah rusak dengan rincian empat rumah rusak berat dan 12 rumah rusak ringan. Selain itu, terdpat fasilitas umum yang terdampak, yakni satu unit bangunan sekolah SMK dan satu Pohon besar di dekat bangunan rumah ibadah tumbang.

Prinsip geografi yang digunakan untuk menganalisis fenomena di atas adalah prinsip . . . .

a)      interelasi

b)      deskripsi

c)       distribusi

d)      korologi

 

12.   Berikut merupakan beberapa contoh dari komponen SIG, kategorikan berdasarkan jenis komponen yang sesuai.

Kategori

Hardware

Software

Software

Software

Hardware

Kategori

User

CPU

Windows

ArcGIS

GPS

 

13.   Sistem informasi Geografis dapat membantu inventarisasi sumber daya alam di Indonesia. Contoh pemanfaatan SIG adalah ….

a)       perencanaan pengelolaan hutan dan aneka satwa

b)       memantau eksplorasi mineral dan berbagai tambang lainnya

c)       konservasi keanekaragaman hayati

d)       menentukan rute-rute alternatif

e)       menaksir potensi pendapatan dari sektor pajak bumi bangunan

 

14.   bacalah teks di bawah ini ,  Pemanfaatan SIG Untuk Pemetaan Persebaran Kejadian Covid-19

Sesuai dengan namanya, Sistem Informasi Geografis merupakan model informasi spasial dalam bentuk digital serta terintegrasi dengan data koordinat di permukaan bumi. Sejak dirintis mulai tahun 1960-an seiring berkembangnya teknologi perangkat keras seperti komputer, penggunaan SIG seakan akan menjadi jalan pintas yang efektif dalam menganalisa suatu peristiwa. Peristiwa yang dimaksud tidak hanya terbatas pada aspek fisik (kebumian) namun juga merambah pada aspek sosial masyarakat. Tak heran jika SIG menjadi sebuah alat yang ‘overpower’ dalam segala bidang termasuk menganalisa penyakit epidemik (Husein, 2006). Mungkin kita sangat lumrah mendengar jika penggunaan SIG hanya sebatas pembuatan sebuah peta hingga analisis overlay.
Mari kita maknai lebih dalam lagi pengertian tersebut. Berdasarkan Purwadhi (1994), ia mengungkapkan bahwa SIG itu terdapat tiga karakteristik utama yakni topik permasalahan, lokasi, serta dimensi waktu. Ya, unsur waktu berperan penting disini dimana data SIG memiliki batas waktu layaknya makanan dengan masa kadaluarsanya sehingga tidak lagi layak edar. Perkembangan data secara aktual dan real time menjadi tantangan sendiri bagi pengguna SIG. Seperti pepatah yang sering kita dengar ‘garbage in, garbage out’, keakuratan serta aktualisasi data akan menentukan kualitas informasi yang disampaikan.
Lantas apa hubungan SIG dengan Covid-19?
Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi setiap negara tentang bagaimana cara efektif menanggulanginya, ibarat dalam suatu badai, kita memiliki jenis kapal yang berbeda sehingga mempengaruhi cara kita menantang badai yang sama. Selain memperkuat armada medis, kita juga membutuhkan sebuah informasi akurat terkait penyebarannya untuk menentukan wilayah yang harus dikarantina atau tidak. Tidak hanya itu, pembentukan kluster-kluster khusus dibutuhkan untuk memudahkan pemantauan penyebaran virus ini. Salah satu kelebihan terselubung dari SIG adalah pemantauan daerah hotspot suatu peristiwa. Mungkin banyak yang hanya mengetahui bahwa hotspot berkaitan dengan persebaran titik panas akibat kebakaran lahan ataupun aktivitas vulkanik. Lebih dari itu analisis hotspot dapat memantau segala aktivitas dengan mempertimbangan konsentrasi nilai tinggi-rendah titik spasial secara statistik (Kurniawan, 2015). Dengan menggunakan analisis sederhana ini nantinya dapat diketahui kluster kejadian Covid 19 dengan dasar kedekatan lokasi dan intensitasnya.
Karakteristik penularan virus yang kuat, masa inkubasi yang panjang dan deteksi COVID-19 yang tidak pasti, dikombinasikan dengan latar belakang aliran populasi skala besar dan faktor faktor lain, menyebabkan kebutuhan mendesak akan dukungan ilmiah dan teknologi untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran virus covid 19 ini. Selama perjuangan melawan pandemi Covid-19, SIG dan Teknologi BIG data spasial telah memainkan peran penting dalam mengidentifikasi permasalahan epidemik ini.

Sumber: https://lingkardiskusigeosfer.medium.com/pemanfaatan-sig-untuk-pemetaan-persebaran-kejadian-covid-19-ea5ad3255378

Setelah membaca teks artikel Pemanfaatan SIG Untuk Pemetaan Persebaran Kejadian Covid-19, kamu akan memahami bahwa terdapat dua pendapat dari dua ahli yang berbeda mengenai SIG. Menurutmu, benang merah dari perbedaan yang dikemukakan oleh kedua tokoh tersebut terkait topik yang sedang dibahas adalah ….

 

a)       Purwadhi berfokus pada penyajian waktu yang harus selalu di-update, karena informasi mengenai pandemi Covid-19 terus berkembang dan berubah.

b)       Kurniawan berfokus pada informasi detail di beberapa lokasi yang kritis, karena dapat mewakili keadaan lokasi di sekitarnya.

c)       Purwadhi menyajikan gambaran spasial yang dapat berlaku pada jangka waktu lama sehingga menghemat penyajian data SIG.

d)       Kurniawan memberdayakan masyarakat untuk peka dalam menyelesaikan tantangan yang ditimbulkan oleh Covid-19.

e)       Purwadhi mengkombinasikan dengan latar belakang aliran populasi skala besar dan faktor faktor lain.

 

15.   Perhatikan teks di bawah ini.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyusun aplikasi digital "Satu Peta" berisi informasi wilayah yang bersifat terbuka bagi seluruh masyarakat dan dapat diakses melalui perangkat teknologi pintar. Kepala Bidang Statistik pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Intan Komala di Cikarang, mengatakan aplikasi digital 'Satu Peta' ini bagian dari inovasi perangkat daerah yang diproyeksikan sebagai portal resmi peta terbuka milik pemerintah daerah.

Aplikasi Satu Peta ini belum diluncurkan ke publik karena masih dalam tahapan pengembangan berkelanjutan dengan melibatkan segenap perangkat daerah melalui proses pembaruan data. "Saat ini masih dasar baru ada dua dinas yang masuk yaitu Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Misal kita klik Dinas Kesehatan, mencari puskesmas ada dimana saja, termasuk datanya kita bisa tahu atau Dinas Pendidikan semisal ingin tahu SDN Kebalen 05, kita klik maka kita bisa tahu juga datanya, artinya profilnya tampil," katanya.

Intan menyatakan inovasi berwujud aplikasi digital ini diciptakan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi berkaitan geospasial Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi acuan merumuskan kebijakan maupun pengambilan keputusan menyangkut pembangunan daerah. "Juga sebagai wali data kita menyediakan sarana informasi geospasial ke seluruh perangkat daerah serta memberikan kemudahan kepada perangkat daerah sesuai tupoksi serta kewenangan masing-masing yang berisikan peta-peta," katanya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan perangkat-perangkat daerah guna percepatan penyajian data yang dibutuhkan agar manfaat layanan inovasi ini segera dapat dirasakan oleh masyarakat. "Meskipun memang nanti ada data atau peta tidak semuanya bisa diakses masyarakat dan hanya bisa diakses oleh perangkat daerah. Kita berharap dengan Satu Peta Kabupaten Bekasi bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan masyarakat bisa mengambil manfaat dari Satu Peta tersebut." demikian Intan Komala.

Sumber: www.antaranews.com

Berdasarkan teks yang disajikan, kesimpulan yang dapat diambil terkait aplikasi digital “Satu Peta” adalah .…

a)       pengembangan aplikasi Satu Peta bertujuan untuk peningkatan layanan akses yang terbuka bagi masyarakat mengetahui informasi data dan peta geospasial di lingkungan sekitarnya

b)       aplikasi Satu Peta sebagai wujud inovasi yang diciptakan hanya untuk memudahkan acuan perumusan kebijakan suatu daerah dan tidak untuk diakses terbuka oleh masyarakat

c)       pengembangan aplikasi Satu Peta hanya berisikan satu peta lokasi saja dan tidak mencakup data peta lainnya seperti data pendidikan dan kesehatan

d)       semua data dan peta yang berada di aplikasi Satu Peta dapat diakses oleh masyarakat secara terbuka tanpa terkecuali

 

16.    Cermati teks berikut ini.

Ancaman Megathrust

Secara geologis, Indonesia berada di zona ring of fire Pasifik sehingga menyebabkan rawan bencana geologi yaitu gempa. Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi dipicu oleh berbagai faktor seperti pergerakan lempeng, erupsi, longsoran, hingga tumbukan benda asing.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar menyatakan Indonesia memiliki kerentanan terhadap gempa bumi. Hal itu dikatakan menanggapi merebaknya isu soal kemungkinan Jakarta diguncang gempa megathrust 8,7 skala richter.

Gempa yang rentan mengguncang Indonesia bisa disebabkan oleh subduksi (megathrust) yang merupakan tempat terbentuknya gunung berapi dan gempa. Selain itu, gempa bisa dipicu oleh faktor intraslab (patahan di bagian bawah lempeng) dan patahan aktif.

Megathrust adalah zona tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Dikatakan Rudy, megathrust memanjang dari sebelah barat ujung Sumatra, ke selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, yang terbagi ke beberapa segmen. Salah satunya adalah segmen di selatan Selat Sunda.

Rudy mengakui dalam dalam 10 tahun terakhir, setidaknya ada rentetan gempa bumi yang guncangannya cukup kuat hingga ke Jakarta. Gempa-gempa itu yakni gempa Indramayu 9 Agustus 2007, gempa Tasikmalaya 2 September 2009, gempa Tasikmalaya 15 Desember 2016, dan gempa Lebak 2018.

Sumber: cnnindonesia.com

Pernyataan yang tidak tepat sesuai dengan isi teks adalah ....

a)       terdapat empat gempa cukup kuat dalam 10 tahun terakhir

b)       Selat Sunda termasuk zona megathrust

c)       zona subduksi adalah tempat terbentuknya gunung api

d)       Maluku termasuk zona megathrust

 

17.   Anwar melakukan analisis data polusi udara menggunakan citra satelit untuk mengetahui tingkat polusinya. Adapun Faisal menemui instansi lingkungan hidup untuk mengetahui indeks kualitas udara Kegiatan yang dilakukan kedua orang tersebut adalah . . . .

a)      merumuskan permasalahan

b)      mengumpulkan data

c)       kajian pustaka

d)      observasi

 

18.   Seorang pengemudi ojek online melakukan perjalanan untuk menjemput pelanggannya di suatu lokasi. Dalam perjalanan itu, pengemudi melihat peta digital untuk menentukan jalan yang akan ditempuh.

Berdasarkan uraian tersebut, peta berfungsi untuk . . . .

a)      menentukan jarak tempuh

b)      membantu navigasi

c)       menentukan besarnya biaya perjalanan

d)      menentukan lokasi

e)      menunjukkan orientasi arah

 

19.   Seorang kartografer memiliki peta rupa bumi dengan skala 1 : 50.000. Ia ingin memperbesar peta tersebut sebanyak 2 kali. Pernyataan yang tepat terkait peta tersebut adalah . . . .

a)      Skala peta berubah menjadi 1 : 100.000

b)      Ukuran kertas peta semakin kecil

c)       Skala peta berubah menjadi 1 : 25.000

d)      Objek yang ditampilkan semakin banyak

 

20.   Isilah pertanyaan ini berikut dengan pernyataan sesuai atau tidak sesuai pada Kajian jenis-jenis proyeksi peta berikut ini.

·         Sesuai

·         Proyeksi azimutal disebut juga proyeksi zenital

·         Tidak Sesuai

·         Proyeksi kerucut cocok untuk menggambarkan wilayah kutub

·         Sesuai

·         Proyeksi silinder cocok untuk menggambarkan wilayah Indonesia

 

·         Tidak Sesuai

·         Proyeksi normal ketika sumbu simetri bidang proyeksi tegak lurus terhadap sumbu bumi

·         Sesuai

·         Proyeksi ekuivalen ketika luas permukaan yang digambarkan di peta harus sama dengan luas sebenarnya di permukaan bumi dengan memperhatikan skala

 

21.   Perhatikan gambar berikut.Gambar di atas merupakan salah satu jenis data yang dapat digunakan dalam sistem informasi geografi, yaitu data . . . .

a)      Vektor

b)      atribut

c)       raster

d)      peta

 

22.   perhatikan teks berikut ini.

Perkembangan teknologi informasi, baik perangkat keras maupun lunak, salah satunya SIG (Sistem Informasi Geografis) dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang menyangkut keruangan. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi basis data dan analisis statistik dengan visualisasi yang unik serta analisis spasial yang ditawarkan melalui bentuk peta digital. Kemampuan tersebutlah yang membedakan SIG dengan Sistem Informasi lain, sehingga membuat SIG lebih bermanfaat dalam memberikan informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil, dan untuk perencanaan strategis. Demikian juga dalam menyimpulkan tingkatan kerawanan gempa bumi telah dimanfaatkan SIG untuk menghasilkan peta tematik (thematic map) dan peta akhir (final map) berupa peta tingkat kerawanan gempa bumi. Sistem informasi kerawanan gempa bumi ini sebagai upaya untuk memberikan kontribusi dalam mengurangi dampak dan kerugian yang diakibatkan oleh gempa bumi.

 

Isilah pertanyaan berikut dengan pernyataan "sesuai atau tidak sesuai" pada Kajian jenis-jenis proyeksi berikut ini....

 

23.   Sistem informasi geografis dapat mengintegrasikan data keruangan dan data nonkeruangan

B -S

24.   Upaya mitigasi bencana gempa bumi dapat dilakukan dengan menggunakan sistem informasi geografis

B -S

25.   Sistem informasi geografis hanya dapat menghasilkan peta tematik

B -S

26.   Peta yang dihasilkan sistem informasi geografis berupa peta konvensional

B -S

27.   Dalam melakukan perencanaan strategis penanggulangan bencana gempa bumi dapat menggunakan sistem informasi geografis

B -S

 

 

28.   Informasi yang diperoleh dari membaca peta persebaran wilayah rawan bencana banjir adalah . . . .

a)      volume air sungai penyebab bencana banjir

b)      jumlah korban bencana banjir

c)       sebaran lokasi dampak bencana banjir

d)      banyaknya bantuan yang diperlukan korban bencana banjir

e)      jumlah rumah yang rusak terdampak bencana banjir

 

29.   Model data raster menampilkan data spasial berupa ....

a)      titik (point)

b)      kurva

c)       poligon

d)      piksel-piksel grid

e)      garis (line)

 

30.   Model data vektor adalah ....

a)       deskripsi keadaan suatu wilayah yang berwujud peta

b)       data berbentuk pixel

c)       data manual

d)       data garis atau poligon

e)       data yang berasal dari survey lapangan

 

31.   Bentuk analisis dalam SIG, yaitu ....

a)       tumpang susun peta

b)       analisis parsial

c)       analisis perkembangan

d)       analisis sistem

e)       estimasi

32.   Perhatikan pernyataan berikut !

(1)    Memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk berfikir analis tentang fenomena geosfer.

(2)    Memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi kekayaan Bumi.

(3)    Mampu mengatasi masalah lingkungan akibat kegiatan manusia.

(4)    Mampu membuat peta tematik dengan peralatan modern.

(5)    Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai bangsa lain.

Tujuan memperlajari geografi ditunjukkan pernyataan nomor

A.      (1), (2), dan (3)

B.      (1), (2), dan (4)

C.      (1), (3), dan (5)

D.      (2), (3), dan (4)

E.       (2), (3), dan (5)

33.   Pengetahuan tentang peta dipelajari dalam…

A.      Kartograf

B.      Kartografi

C.      Koreograf

D.      Koreografi

E.       Kaligrafi

34.   0  1  2  3  4cm

0  1  2  3  4km

Skala grafik di atas jika diubah menjadi skala angka adalah…

A.      1 : 1.000

B.      1 : 10.000

C.      1 : 100.000

D.      1 : 1.000.000

E.       1 : 10.000.000

35.   Orang sebagai subjek penelitian dan menjawab pertanyaan dari daftar pertanyaan yang diedarkan disebut…

A.      Responden

B.      Satuan data

C.      Populasi

D.      Objek data

E.       Random

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1.        Berikut ini bukan merupakan pilar utama yang akan menjadikan Indonesia mewujudkan cita-citanya sebagai poros maritim dunia adalah ...