1. Bacalah literasi berikut ini
Geografi
klasik sebelum Masehi
Sampai abad ke-19, corak susunan isi
Geografi hanya berupa uraian tentang penemuan daerah baru, adat istiadat
penduduknya dan gejala serta sifat alam lainnya. Pengumpulan bahan-bahan
tersebut belum diarahkan pencarian hubungan antara satu dengan yang lainnya
serta mencari penyebab mengapa terjadinya hubungan tersebut serta diuraikan
secara deskriptif.
Geografi abad pertengahan
Pada akhir abad pertengahan,
uraian-uraian tentang Geografi masih bercirikan hasil laporan perjalanan, baik
perjalanan yang dilakukan melalui darat maupun melalui laut.
Geografi modern
Pada masa ini, Geografi sudah
dianggap sebagai suatu disiplin ilmiah dan sudah dipandang dari sudut praktis.
Salah satu tokohnya adalah Immanuel Kant.
Geografi akhir abad-19 dan abad-20
Pusat perhatian Geografi pada akhir
abad ke-19 adalah terhadap iklim, tumbuhan, dan hewan, serta terhadap bentang
alam. Kebanyakan ahli geografi pada periode ini memperdalam Geologi dan
mempergunakan metode geologi dalam penyelidikannya.
Geografi mutakhir
Perkembangan geografi mutakhir lebih
mengarah pada upaya pemecahan masalah yang dihadapi manusia. Geografi tidak
bisa lepas dari ilmu lainnya dan sudah menggunakan metode kuantitatif dan
kualitatif dalam penyelidikannya. Pada era digital seperti saat ini telah
bermunculan berbagai macam software komputer yang membantu para geograf untuk
menganalisis gejala atau fenomena di permukaan bumi
bahasan tentang geografi yang
membahas campuran dari matematika yang membahas kondisi Bumi beserta
bagian-bagiannya juga tentang benda-benda langit lainnya termasuk pada geografi
abad berapa ?
- a) Geografi abad pertengahan Pada akhir abad pertengahan
- b) Geografi mutakhir Perkembangan geografi mutakhir
- c) Geografi klasik sebelum Masehi sampai abad ke-19
- d) Geografi klasik sebelum Masehi sampai abad ke-21
2.
Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan
kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di
permukaan bumi, baik secara fisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta
permasalahannya melalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk
kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Pernyataan di atas
adalah definisi geografi menurut ....
- a) N. Daljoeni
- b) Prof. R. Bintarto
- c) IGI (Ikatan Geografi Indonesia)
- d) Eratosthenese
3.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.
(1)
Mengamati fenomena geosfer di permukaan bumi.
(2)
Menggunakan pendekatan keruangan dalam melakukan analisis.
(3)
Menggunakan peta untuk menjelaskan informasi keruangan.
(4)
Mengkaji fenomena di permukaan bumi dengan sudut pandang kewilayahan.
(5)
Memiliki ojek formal dan objek material.
Pernyataan
yang membedakan ilmu pengetahuan geografi dengan ilmu pengetahuan lainnya
ditunjukkan angka . . . .
A.
(1), (2), dan (3)
B.
(1), (3), dan (5)
C.
(2), (3), dan (4)
D.
(2), (3), dan (5)
E.
(3), (4), dan (5)
4.
Perhatikan gambar peta berikut ini.
|
|
Konsep geografi yang dapat digunakan untuk mengkaji
posisi strategis wilayah Indonesia seperti pada peta di atas adalah konsep .
. . . A. jarak B.
lokasi C. keterjangkauan D.
morfologi E. interdependensi |
Sumber:
Wikipedia.org
5.
Pernyataan:
(1) banjir bandang melanda dearah
Lebak, Banten;
(2) pembangunan permukiman baru di
daerah rawan bencana;
(3) efek rumah kaca berpengaruh
terhadap perubahan iklim global;
(4) permukiman liar berkembang cepat
di daerah perkotaan akibat urbanisasi;
(5) pertumbuhan angkatan kerja
berkembang pesat di negara berkembang.
Fenomena geosfer yang termasuk aspek
sosial di tunjukan oleh angka ....
a)
(1), (2), dan (3).
b)
(1), (3), dan (5) .
c)
(1), (3), dan (4)
d)
(2), (4), dan (5)
6.
Perhatikan literasi bacaan pada soal
perkembangan definisi ilmu pengetahuan geografi,, yang menjadi bukti pada abad pertengahan
masih bercirikan hasil laporan perjalanan, baik perjalanan yang dilakukan
melalui darat maupun melalui laut itu adalah :
- a) adanya usaha mewujudkan tujuan gold, glory, dan gospel
- b) menekankan pada analisis fenomena alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.
- c) pemetaan Sistem Informasi Geografi
- d) adanya objek Formal Rumusan 5W 1H
7.
periode apakah yang bahasan geografinya membahas
tentang iklim, tumbuhan, dan hewan, serta bentang alam. (Kebanyakan ahli geografi
pada periode ini memperdalam Geologi dan mempergunakan metode geologi dalam
Penyelidikannya)
- a) Geografi akhir abad-19 dan abad-20
- b) Geografi akhir abad pertengahan dan abad peralihan
- c) Geografi modern Geografi klasik sebelum Masehi
- d) Geografi akhir abad-21 dan abad-22
8.
Fenomena yang termasuk kajian hidrosfer adalah .
. . .
A.
Sungai Digul di Papua merupakan sungai campuran
antara air hujan dan lelehan es
B.
curah hujan di Indonesia tergolong tinggi karena
wilayahnya beriklim tropis
C.
guguran lava Gunung Merapi mengancam keselamatan
masyarakat sekitar
D.
permukiman kumuh banyak bermunculan di kota-kota
besar, seperti Jakarta
E.
orang utan tersebar di wilayah Kalimantan dan
Sumatra
9.
Sebuah studi kasus menganalisis
dampak pembangunan pusat perbelanjaan baru terhadap kemacetan lalu lintas di
jalan utama kota, sekaligus memetakan perubahan pola permukiman di sekitarnya
akibat peningkatan harga lahan.
Prinsip Geografi yang paling dominan diterapkan dalam studi
kasus di atas adalah...
a)
Prinsip Deskripsi, karena
menjelaskan fenomena secara detail.
b)
Prinsip Interelasi, karena
mengaitkan pembangunan dengan kemacetan dan harga lahan.
c)
Prinsip Distribusi, karena memetakan
pola permukiman yang tersebar.
d)
Prinsip Korologi, karena
menggabungkan analisis spasial (kemacetan), interaksi (pembangunan),dan
penyebaran (pola permukiman) dalam satu kesatuan ruang.
10. Sebuah tim peneliti ingin merumuskan kebijakan mitigasi
banjir yang efektif di suatu daerah. Mereka melakukan pemetaan curah hujan,
kemiringan lereng, dan tata guna lahan. Kemudian, mereka mengaitkan data-data
fisik tersebut dengan tingkat kerentanan sosial ekonomi dan kepadatan penduduk.
Pendekatan Geografi yang paling tepat digunakan untuk menyusun
kebijakan mitigasi tersebut adalah...
a)
Pendekatan Keruangan, karena fokus
pada lokasi fisik dan penyebaran fenomena banjir.
b)
Pendekatan Ekologi, karena fokus
pada interaksi antara air hujan, lereng, dan vegetasi.
c)
Pendekatan Kompleks Wilayah, menggabungkan
analisis fisik,sosial dalam konteks ruang.
d)
Pendekatan Deskripsi, karena
menghasilkan laporan yang menjelaskan kondisi banjir secara rinci.
11.
Kota Cimahi diterjang angin putting beliung.
Angin ini terjadi saat musi hujan degan intensitas tinggi disertai angin
kencang. Fenomena ini menyebabkan 16 rumah rusak dengan rincian empat rumah
rusak berat dan 12 rumah rusak ringan. Selain itu, terdpat fasilitas umum yang
terdampak, yakni satu unit bangunan sekolah SMK dan satu Pohon besar di dekat
bangunan rumah ibadah tumbang.
Prinsip geografi yang digunakan
untuk menganalisis fenomena di atas adalah prinsip . . . .
a)
interelasi
b)
deskripsi
c)
distribusi
d)
korologi
12.
Berikut merupakan beberapa contoh dari komponen
SIG, kategorikan berdasarkan jenis komponen yang sesuai.
|
Kategori Hardware Software Software Software Hardware |
Kategori User CPU Windows ArcGIS GPS |
13. Sistem
informasi Geografis dapat membantu inventarisasi sumber daya alam di Indonesia.
Contoh pemanfaatan SIG adalah ….
a) perencanaan
pengelolaan hutan dan aneka satwa
b) memantau
eksplorasi mineral dan berbagai tambang lainnya
c) konservasi
keanekaragaman hayati
d) menentukan
rute-rute alternatif
e) menaksir
potensi pendapatan dari sektor pajak bumi bangunan
14. bacalah
teks di bawah ini , Pemanfaatan SIG
Untuk Pemetaan Persebaran Kejadian Covid-19
Sesuai dengan namanya, Sistem
Informasi Geografis merupakan model informasi spasial dalam bentuk digital
serta terintegrasi dengan data koordinat di permukaan bumi. Sejak dirintis
mulai tahun 1960-an seiring berkembangnya teknologi perangkat keras seperti
komputer, penggunaan SIG seakan akan menjadi jalan pintas yang efektif dalam
menganalisa suatu peristiwa. Peristiwa yang dimaksud tidak hanya terbatas pada
aspek fisik (kebumian) namun juga merambah pada aspek sosial masyarakat. Tak
heran jika SIG menjadi sebuah alat yang ‘overpower’ dalam segala bidang
termasuk menganalisa penyakit epidemik (Husein, 2006). Mungkin kita sangat
lumrah mendengar jika penggunaan SIG hanya sebatas pembuatan sebuah peta hingga
analisis overlay.
Mari kita maknai lebih dalam lagi pengertian tersebut. Berdasarkan Purwadhi
(1994), ia mengungkapkan bahwa SIG itu terdapat tiga karakteristik utama yakni
topik permasalahan, lokasi, serta dimensi waktu. Ya, unsur waktu berperan
penting disini dimana data SIG memiliki batas waktu layaknya makanan dengan
masa kadaluarsanya sehingga tidak lagi layak edar. Perkembangan data secara
aktual dan real time menjadi tantangan sendiri bagi pengguna SIG. Seperti
pepatah yang sering kita dengar ‘garbage in, garbage out’, keakuratan
serta aktualisasi data akan menentukan kualitas informasi yang disampaikan.
Lantas apa hubungan SIG dengan Covid-19?
Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi setiap negara tentang bagaimana cara
efektif menanggulanginya, ibarat dalam suatu badai, kita memiliki jenis kapal
yang berbeda sehingga mempengaruhi cara kita menantang badai yang sama. Selain
memperkuat armada medis, kita juga membutuhkan sebuah informasi akurat terkait
penyebarannya untuk menentukan wilayah yang harus dikarantina atau tidak. Tidak
hanya itu, pembentukan kluster-kluster khusus dibutuhkan untuk memudahkan
pemantauan penyebaran virus ini. Salah satu kelebihan terselubung dari SIG
adalah pemantauan daerah hotspot suatu peristiwa. Mungkin
banyak yang hanya mengetahui bahwa hotspot berkaitan dengan persebaran titik
panas akibat kebakaran lahan ataupun aktivitas vulkanik. Lebih dari itu
analisis hotspot dapat memantau segala aktivitas dengan mempertimbangan
konsentrasi nilai tinggi-rendah titik spasial secara statistik (Kurniawan, 2015).
Dengan menggunakan analisis sederhana ini nantinya dapat diketahui kluster
kejadian Covid 19 dengan dasar kedekatan lokasi dan intensitasnya.
Karakteristik penularan virus yang kuat, masa inkubasi yang panjang dan deteksi
COVID-19 yang tidak pasti, dikombinasikan dengan latar belakang aliran populasi
skala besar dan faktor faktor lain, menyebabkan kebutuhan mendesak akan
dukungan ilmiah dan teknologi untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran virus
covid 19 ini. Selama perjuangan melawan pandemi Covid-19, SIG dan Teknologi BIG
data spasial telah memainkan peran penting dalam mengidentifikasi permasalahan
epidemik ini.
Setelah membaca teks artikel Pemanfaatan SIG Untuk Pemetaan
Persebaran Kejadian Covid-19, kamu akan memahami bahwa terdapat dua pendapat
dari dua ahli yang berbeda mengenai SIG. Menurutmu, benang merah dari perbedaan
yang dikemukakan oleh kedua tokoh tersebut terkait topik yang sedang dibahas
adalah ….
a) Purwadhi
berfokus pada penyajian waktu yang harus selalu di-update, karena informasi
mengenai pandemi Covid-19 terus berkembang dan berubah.
b) Kurniawan
berfokus pada informasi detail di beberapa lokasi yang kritis, karena dapat
mewakili keadaan lokasi di sekitarnya.
c) Purwadhi
menyajikan gambaran spasial yang dapat berlaku pada jangka waktu lama sehingga
menghemat penyajian data SIG.
d) Kurniawan
memberdayakan masyarakat untuk peka dalam menyelesaikan tantangan yang
ditimbulkan oleh Covid-19.
e) Purwadhi
mengkombinasikan dengan latar belakang aliran populasi skala besar dan faktor
faktor lain.
15.
Perhatikan teks di bawah ini.
Dinas Komunikasi, Informatika,
Persandian, dan Statistik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyusun aplikasi
digital "Satu Peta" berisi informasi wilayah yang bersifat terbuka
bagi seluruh masyarakat dan dapat diakses melalui perangkat teknologi pintar.
Kepala Bidang Statistik pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Intan Komala di
Cikarang, mengatakan aplikasi digital 'Satu Peta' ini bagian dari inovasi
perangkat daerah yang diproyeksikan sebagai portal resmi peta terbuka milik
pemerintah daerah.
Aplikasi Satu Peta ini belum
diluncurkan ke publik karena masih dalam tahapan pengembangan berkelanjutan
dengan melibatkan segenap perangkat daerah melalui proses pembaruan data.
"Saat ini masih dasar baru ada dua dinas yang masuk yaitu Dinas Pendidikan
dan Dinas Kesehatan. Misal kita klik Dinas Kesehatan, mencari puskesmas ada
dimana saja, termasuk datanya kita bisa tahu atau Dinas Pendidikan semisal
ingin tahu SDN Kebalen 05, kita klik maka kita bisa tahu juga datanya, artinya
profilnya tampil," katanya.
Intan menyatakan inovasi berwujud
aplikasi digital ini diciptakan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi
berkaitan geospasial Kabupaten Bekasi sekaligus menjadi acuan merumuskan
kebijakan maupun pengambilan keputusan menyangkut pembangunan daerah.
"Juga sebagai wali data kita menyediakan sarana informasi geospasial ke
seluruh perangkat daerah serta memberikan kemudahan kepada perangkat daerah
sesuai tupoksi serta kewenangan masing-masing yang berisikan peta-peta," katanya.
Pihaknya terus berkoordinasi
dengan perangkat-perangkat daerah guna percepatan penyajian data yang
dibutuhkan agar manfaat layanan inovasi ini segera dapat dirasakan oleh
masyarakat. "Meskipun memang nanti ada data atau peta tidak semuanya bisa
diakses masyarakat dan hanya bisa diakses oleh perangkat daerah. Kita berharap
dengan Satu Peta Kabupaten Bekasi bisa memberikan informasi yang benar kepada
masyarakat dan masyarakat bisa mengambil manfaat dari Satu Peta tersebut."
demikian Intan Komala.
Sumber: www.antaranews.com
Berdasarkan teks yang disajikan,
kesimpulan yang dapat diambil terkait aplikasi digital “Satu Peta” adalah .…
a) pengembangan
aplikasi Satu Peta bertujuan untuk peningkatan layanan akses yang terbuka bagi
masyarakat mengetahui informasi data dan peta geospasial di lingkungan
sekitarnya
b) aplikasi
Satu Peta sebagai wujud inovasi yang diciptakan hanya untuk memudahkan acuan
perumusan kebijakan suatu daerah dan tidak untuk diakses terbuka oleh
masyarakat
c) pengembangan
aplikasi Satu Peta hanya berisikan satu peta lokasi saja dan tidak mencakup
data peta lainnya seperti data pendidikan dan kesehatan
d) semua
data dan peta yang berada di aplikasi Satu Peta dapat diakses oleh masyarakat
secara terbuka tanpa terkecuali
16.
Cermati
teks berikut ini.
Ancaman Megathrust
Secara geologis, Indonesia berada
di zona ring of fire Pasifik sehingga menyebabkan rawan
bencana geologi yaitu gempa. Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di
permukaan bumi dipicu oleh berbagai faktor seperti pergerakan lempeng, erupsi,
longsoran, hingga tumbukan benda asing.
Kepala Badan Geologi Kementerian
ESDM Rudy Suhendar menyatakan Indonesia memiliki kerentanan terhadap gempa
bumi. Hal itu dikatakan menanggapi merebaknya isu soal kemungkinan Jakarta
diguncang gempa megathrust 8,7 skala richter.
Gempa yang rentan mengguncang
Indonesia bisa disebabkan oleh subduksi (megathrust) yang merupakan
tempat terbentuknya gunung berapi dan gempa. Selain itu, gempa bisa dipicu oleh
faktor intraslab (patahan di bagian bawah lempeng) dan patahan
aktif.
Megathrust adalah
zona tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Dikatakan Rudy, megathrust memanjang
dari sebelah barat ujung Sumatra, ke selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, yang
terbagi ke beberapa segmen. Salah satunya adalah segmen di selatan Selat Sunda.
Rudy mengakui dalam dalam 10
tahun terakhir, setidaknya ada rentetan gempa bumi yang guncangannya cukup kuat
hingga ke Jakarta. Gempa-gempa itu yakni gempa Indramayu 9 Agustus 2007, gempa
Tasikmalaya 2 September 2009, gempa Tasikmalaya 15 Desember 2016, dan gempa
Lebak 2018.
Sumber: cnnindonesia.com
Pernyataan yang tidak tepat
sesuai dengan isi teks adalah ....
a) terdapat
empat gempa cukup kuat dalam 10 tahun terakhir
b) Selat
Sunda termasuk zona megathrust
c) zona
subduksi adalah tempat terbentuknya gunung api
d) Maluku
termasuk zona megathrust
17.
Anwar melakukan analisis data polusi udara
menggunakan citra satelit untuk mengetahui tingkat polusinya. Adapun Faisal
menemui instansi lingkungan hidup untuk mengetahui indeks kualitas udara Kegiatan
yang dilakukan kedua orang tersebut adalah . . . .
a)
merumuskan permasalahan
b)
mengumpulkan data
c)
kajian pustaka
d)
observasi
18.
Seorang pengemudi ojek online melakukan
perjalanan untuk menjemput pelanggannya di suatu lokasi. Dalam perjalanan itu,
pengemudi melihat peta digital untuk menentukan jalan yang akan ditempuh.
Berdasarkan uraian tersebut, peta
berfungsi untuk . . . .
a)
menentukan jarak tempuh
b)
membantu navigasi
c)
menentukan besarnya biaya perjalanan
d)
menentukan lokasi
e)
menunjukkan orientasi arah
19.
Seorang kartografer memiliki peta rupa bumi
dengan skala 1 : 50.000. Ia ingin memperbesar peta tersebut sebanyak 2 kali.
Pernyataan yang tepat terkait peta tersebut adalah . . . .
a)
Skala peta berubah menjadi 1 : 100.000
b)
Ukuran kertas peta semakin kecil
c)
Skala peta berubah menjadi 1 : 25.000
d)
Objek yang ditampilkan semakin banyak
20.
Isilah pertanyaan ini berikut dengan pernyataan
sesuai atau tidak sesuai pada Kajian jenis-jenis proyeksi peta berikut ini.
|
·
Sesuai ·
Proyeksi azimutal disebut juga proyeksi
zenital ·
Tidak Sesuai ·
Proyeksi kerucut cocok untuk menggambarkan
wilayah kutub ·
Sesuai ·
Proyeksi silinder cocok untuk menggambarkan
wilayah Indonesia |
·
Tidak Sesuai ·
Proyeksi normal ketika sumbu simetri bidang
proyeksi tegak lurus terhadap sumbu bumi ·
Sesuai ·
Proyeksi ekuivalen ketika luas permukaan yang
digambarkan di peta harus sama dengan luas sebenarnya di permukaan bumi
dengan memperhatikan skala |
21.
Perhatikan gambar berikut.Gambar di atas
merupakan salah satu jenis data yang dapat digunakan dalam sistem informasi
geografi, yaitu data . . . .
a)
Vektor
b)
atribut
c)
raster
d)
peta
22.
perhatikan teks berikut ini.
Perkembangan teknologi informasi,
baik perangkat keras maupun lunak, salah satunya SIG (Sistem Informasi
Geografis) dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang menyangkut
keruangan. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi basis data dan analisis
statistik dengan visualisasi yang unik serta analisis spasial yang ditawarkan
melalui bentuk peta digital. Kemampuan tersebutlah yang membedakan SIG dengan
Sistem Informasi lain, sehingga membuat SIG lebih bermanfaat dalam memberikan
informasi yang mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil, dan
untuk perencanaan strategis. Demikian juga dalam menyimpulkan tingkatan kerawanan
gempa bumi telah dimanfaatkan SIG untuk menghasilkan peta tematik (thematic
map) dan peta akhir (final map) berupa peta tingkat kerawanan gempa bumi.
Sistem informasi kerawanan gempa bumi ini sebagai upaya untuk memberikan
kontribusi dalam mengurangi dampak dan kerugian yang diakibatkan oleh gempa
bumi.
Isilah pertanyaan berikut dengan
pernyataan "sesuai atau tidak sesuai" pada Kajian jenis-jenis
proyeksi berikut ini....
23. Sistem
informasi geografis dapat mengintegrasikan data keruangan dan data nonkeruangan
B -S
24. Upaya
mitigasi bencana gempa bumi dapat dilakukan dengan menggunakan sistem informasi
geografis
B -S
25. Sistem
informasi geografis hanya dapat menghasilkan peta tematik
B -S
26. Peta
yang dihasilkan sistem informasi geografis berupa peta konvensional
B -S
27. Dalam
melakukan perencanaan strategis penanggulangan bencana gempa bumi dapat
menggunakan sistem informasi geografis
B -S
28.
Informasi yang diperoleh dari membaca peta
persebaran wilayah rawan bencana banjir adalah . . . .
a)
volume air sungai penyebab bencana banjir
b)
jumlah korban bencana banjir
c)
sebaran lokasi dampak bencana banjir
d)
banyaknya bantuan yang diperlukan korban bencana
banjir
e)
jumlah rumah yang rusak terdampak bencana banjir
29.
Model data raster menampilkan data spasial
berupa ....
a)
titik (point)
b)
kurva
c)
poligon
d)
piksel-piksel grid
e)
garis (line)
30.
Model data vektor adalah ....
a) deskripsi
keadaan suatu wilayah yang berwujud peta
b) data
berbentuk pixel
c) data
manual
d) data
garis atau poligon
e) data
yang berasal dari survey lapangan
31.
Bentuk analisis dalam SIG, yaitu ....
a) tumpang
susun peta
b) analisis
parsial
c) analisis
perkembangan
d) analisis
sistem
e) estimasi
32.
Perhatikan pernyataan berikut !
(1)
Memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan
untuk berfikir analis tentang fenomena geosfer.
(2)
Memiliki kemampuan untuk mengeksploitasi
kekayaan Bumi.
(3)
Mampu mengatasi masalah lingkungan akibat
kegiatan manusia.
(4)
Mampu membuat peta tematik dengan peralatan
modern.
(5)
Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai
bangsa lain.
Tujuan memperlajari geografi ditunjukkan
pernyataan nomor
A.
(1), (2), dan (3)
B.
(1), (2), dan (4)
C.
(1), (3), dan (5)
D.
(2), (3), dan (4)
E.
(2), (3), dan (5)
33.
Pengetahuan tentang peta dipelajari dalam…
A.
Kartograf
B.
Kartografi
C.
Koreograf
D.
Koreografi
E.
Kaligrafi
34.
0 1 2
3 4cm
0 1
2 3 4km
Skala grafik di atas jika diubah
menjadi skala angka adalah…
A.
1 : 1.000
B.
1 : 10.000
C.
1 : 100.000
D.
1 : 1.000.000
E.
1 : 10.000.000
35.
Orang sebagai subjek penelitian dan menjawab
pertanyaan dari daftar pertanyaan yang diedarkan disebut…
A.
Responden
B.
Satuan data
C.
Populasi
D.
Objek data
E.
Random
Tidak ada komentar:
Posting Komentar